Teknik Budidaya Jagung Pipil Untuk Meningkatkan Kualitas Hasil Panen

Teknik Budidaya Jagung Pipil Untuk Meningkatkan Kualitas Hasil Panen

Posted on

Budidayaalam.com – Usaha petani untuk budidaya jagung pipil memang merupakan salah satu jenis investasi yang cukup menjanjikan. Jagung sendiri merupakan salah satu komoditas pertanian yang penting peranannya. Anda bisa memanen jagung saat masih muda atau jagung manis dan bahkan saat jagung sudah tua.

Tanaman jagung bisa Anda tanam dilahan tegalan atau juga sawah. Jagung sendiri banyak dimanfaatkan untuk bahan pokok makanan atau bahkan untuk makan ternak. Jagung ialah komoditas pertanian yang cukup penting peranannya setelah tanaman padi. Secara umum, jagung sendiri banyak ditanam di sawah dan tegalan.

Pada lahan sawah menggunakan irigasi secara teknis, umumnya jagung akan ditanam setelah padi kedua. Sementara pada sawah tadah hujan, jagung akan ditanam sehabis padi pertama. Sedangkan pada lahan bekas bukan hutan atau tegalan, jagung akan ditanam pada awal dari musim hujan.

Dalam beberapa tahun terakhir ini untuk beberapa petani, budidaya jagung pipil menjadi pilihan kedua setelah padi. Bahkan pada lahan dengan pengairan murni tadah hujan, jagung pipil jadi pilihan yang pertama. Pasar komoditi dengan harga bagus dan terjamin menjadi alasan utama para petani menaman jagung.

Pengolahan dan Persiapan Lahan Untuk Tanaman Jagung

Jika Anda ingin melakukan budidaya jagung pipil dengan baik dan benar supaya mendapatkan hasil maksimal, maka pertama yang harus dilakukan ialah dengan menyiapkan dan mengelola lahan untuk ditanami. Jika Anda melakukan persiapan di lahan tanam yang bukan milik pribadi, seperti lahan sewa maka pastikan mengetahui riwayat tanam lahan tersebut.

Jika Anda mengetahui riwayat tanam dari lahan yang akan diolah, maka bisa memudahkan untuk menyiapkan dan juga mengelola lahan dengan baik. Jika lahan yang Anda sewa tersebut bekas ditanami dengan pohon albasia atau sengon, maka pengelolaan dan persiapan lahannya berbeda lahan bekas sawah.

Menyiapkan dan mengelola lahan tersebut juga bisa berpengaruh pada tanaman jagung yang Anda tanam. Langkah awal yang bisa Anda lakukan untuk menanam jagung dengan baik ialah dengan membalik tanah pada lahan. Anda bisa menggemburkan dulu tanah yang akan ditanami. Cara ini bisa digunakan untuk menaikkan unsur hara dalam tanah kepermukaan.

Untuk cara membalikkan tanah ini dapat Anda lakukan dengan memanfaatkan bajak atau cangkul. Untuk bajak yang dipakai bisa menggunakan mesin atau kerbau sebagai pembajak tradisional. Untuk budidaya jagung pipil, olah lahan dengan benar dengan membuat saluran air dengan kedalaman mata kaki.

Cara tersebut bisa dilakukan agar saat hujan turun, lahan tidak dipenuhi dengan air dan membuat tanaman jagung mati. Anda bisa memberikan pupuk dasar pada lahan setelah dilakukan pembajakan dan membuat saluran air selesai dilakukan. Lahan tersebut tidak bisa langsung ditanami, Anda harus menunggu sekitar 3 hari sampai 1 minggu.

Baca Juga : Teknik Budidaya Jagung Hibrida Yang Baik agar Cepat Panen

Menanam Benih Jagung dengan Tepat

Jika Anda ingin melakukan budidaya jagung pipil, cara tanam benih jagung yang baik bisa dilakukan dengan menggunakan du acara. Untuk cara pertama dengan cara menebar benih jagung. Sedangkan cara kedua Anda bisa menanam jagung menggunakan lubang tanam yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Untuk membudidayakan tanaman jagung pipil, menanam benih menggunakan cara yang pertama yakni menyebar benih jagung sebaiknya jangan dilakukan. Hal ini dikarenakan cara menanam jagung pipil dengan menyebar benih bisa membuat Anda kesulitan ketika nanti merawat tanaman jagung saat sudah mulai tumbuh.

Batang jagung yang nantinya tumbuh tidak teratur bisa mengganggu tumbuh kembang tanaman jagung itu sendiri. Untuk cara menaman jagung pipil dengan membuat lubang dengan tongkat kayu yang sudah diruncingkan. Budidaya jagung pipil menggunakan cara ini sendiri sudah dilakukan sejak bertahun-tahun lalu. Umumnya cara penanaman jagung ini dilakukan oleh dua orang.

Untuk orang pertama yang akan membuat lubang, sedangkan orang kedua memasukkan benih jagung kedalam lubang tersebut. Cara menanam jagung menggunakan teknik ini memang memakan waktu dan juga tenaga. Namun untuk jumlah benih jagung yang Anda tanam bisa lebih hemat daripada menggunakan cara menebar benih.

Jika menggunakan cara membuat lubang tanam, Anda hanya perlu 2 hingga 3 biji benih jagung saja. Namun saat ini cara lubang tanam dilakukan dengan membuat lubang satu garis lurus menggunakan kayu. Biji benih kemudian dimasukkan dengan jarak 5 cm. Cara ini memang lebih cepat, namun akan menghabiskan banyak benih.

Lakukan Penanaman Untuk Lahan Irigasi dengan Baik

Walaupun jagung merupakan jenis tanaman yang tidak membutuhkan banyak air, akan tetapi tetap saja memerlukan suplay air cukup. Apalagi saat awal-awal penanaman benih jagung. Saat budidaya jagung pipil, jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal, maka lakukan perawatan terbaik pada bulan pertama.

Sebelum Anda membuat lubang tanam, sekitar satu hari sebelumnya akan lebih baik jika lahan digenangi air selama semalaman. Hal ini bisa membantu untuk membuat tanah tidak keras. Akan tetapi untuk daerah yang cukup sulit mencari air, maka Anda bisa memberikan air dengan memanfaatkan alat siram.

Pastikan menggunakan alat siram dengan lubang yang kecil. Hal ini akan membantu untuk mendapatkan tetesan air lembut. Jika tetesan air terlalu besar, seperti menggunakan gayung maka bisa membuat tanah lahan jadi padat. Tentu saja hal tersebut bisa membuat benih susah menembus permukaan tanah dan tidak bisa tumbuh.

Jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal saat budidaya jagung pipil, maka pastikan Anda menyiram jagung secara rutin baik pagi dan sore hari. Perhatikan juga saat menyiram, jangan terlalu tinggi dengan tanah agar tanah bisa tetap gembur. Sehingga benih yang ditanam bisa tumbuh.

Untuk merawat tanaman jagung selanjutnya dengan membuang hama atau gulma. Akan lebih baik jika melakukannya saat bulan pertama atau ketika tanaman tingginya tidak lebih dari 75 cm. Jika jagung sudah panjang, maka Anda tidak perlu lagi melakukan pembuangan haman atau gulma.

Pemupukan Hemat Namun Optimal Hasilnya

Saat budidaya jagung pipil, hal yang sangat penting untuk Anda perhatikan ialah pada proses pemupukan tanaman jagung. Pastikan Anda melakukan pemupukan dengan tepat dan takarannya sesuai dengan kebutuhan tanaman jagung. Sedangkan jenis pupuk yang digunakan dibagi jadi dua yakni pupuk organic dan kimia.

Kedua jenis pupuk tersebut bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan dan juga konsep dari pertanian. Akan tetapi umumnya, pemanfaatan pupuk ini dilakukan dengan cara dikombinasikan antara pupuk organic dan kimia. Anda bisa melakukan pemupukan dasar pada tanaman jagung saat pengolahan tanah dan sebelum membuat lubang tanam.

Selanjutnya bisa menggunakan pemupukan susulan pertama saat jagung berusia 2 sampai 3 minggu setelah benih jagung muncul tunasnya ke permukaan tanah. Pada tahap ini dilakukan pemupukan kimia. Sebab fase ini pertumbuhan batang jagung dan juga daun memerlukan pupuk kimia dengan kadar nitrogen serta phospat.

Saat ini pembudidayaan tanaman jagung pipil dilakukan untuk menjadi pengganti dari tanaman lain seperti padi. Sebab adanya pergantian musim. Hal ini tidak jarang membuat perawatan tanaman jagung tidak bagus seperti saat merawat tanaman padi. Jika Anda ingin mendapat hasil memuaskan, maka pastikan mengetahui cara budidaya jagung pipil dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *