√ Alamat Pasar Burung Tana Toraja Terdekat dan Termurah

Posted on

Alamat Pasar Burung Tana Toraja Terdekat dan Termurah yang sangat di nanti – nanti oleh para pecinta Burung dari berbagai kalangan – Berbicara masalah burung, tempat yang paling bagus untuk menemukannya atau mencari satwa favoritmu terlebih yang tinggal di Indonesia terutama dikota Tana Toraja pasti anda sudah mengetahuinya. Yap, salah satu tempat berkumpulnya para pemilik hobi koleksi burung adalah Pasar Burung Tana Toraja.

Memiliki hobi koleksi burung kicau maupun hias bagi masyarakat Tana Toraja bukanlah trend baru. Layaknya hewan peliharaan yang lain, memelihara burung hias maupun kicau tentu juga harus mempunyai kesabaran dan ketelatenan.

Bagi orang awam, mengoleksi burung hias mungkin sesuatu yang kurang ternilai. Namun, harganya bisa mencapai angka jutaan rupiah apabila dihitung-hitung untuk satu burung hias maupun kicau. Salah satu keseruan mengoleksi burung hias ialah bisa mendengar kicauannya yang merdu. Kenali beberapa jenis, harga dan alamat Pasar Burung Tana Toraja sebagai berikut:

ALAMAT PASAR BURUNG Tana Toraja

JENIS DAN HARGA BURUNG

  1. Jalak Putih Rp. 2.500.000
  2. alak Hitam Rp. 150.000
  3. Jalak Bali Rp. 10.000.000
  4. Kenari Rp. 200.000-Rp. 600.000
  5. Gelatik Wingko Rp. 120.000
  6. Kepodang Rp. 250.000-Rp. 550.000
  7. Murai Rp. 450.000
  8. Lovebird Rp. 250.000-Rp. 850.000
  9. Murai Batu Rp. 4.000.000-Rp. 7.500.000

Selain untuk menyalurkan hobi, melepaskan kecapekan (stres), aktivitas hobi ini juga dapat digunakan sebagai penghubung persahabatan untuk menambah teman dan memperluas pengetahuan. Ada beberapa poin pokok yang harus diperhatikan sebelum anda memilih untuk membeli satwa ini dipasar burung Tana Toraja.

Ketika memilih dan membeli burung jangan sampai anda keliru dikarenakan bisa menyebabkan kecil hati dan tentu saja tidak bisa mengekspresikan hobi dengan masksimal.

 

 

 

 

TIPS MEMBELI BURUNG

  1. Burung Buta

Perhatikan bagian mata burung. Jangan membeli ataupun memilih burung jika kondisi matanya bermasalah atau tidak bisa melihat lingkungan sekitar dengan baik. Anda dapat membeli burung yang lain. Ciri-ciri mata burung yang tidak bisa melihat biasanya berwarna keputihan secara menyeluruh, oleh sebab itu anda harus mendeteksi mata burung buta atau tidak.

  1. Jangan Beli Burung yang Mencabuti Bulu Sendiri

Burung yang kerap mencabuti bulu kurang bagus kualitasnya. Lebih baik Anda tidak membeli burung tersebut. Bagian bulu di bawah perut tampak terjadi kebotakan, banyak bulu besar yang rusak, dan tidak rapi merupakan ciri burung yang acap kali mencabuti bulunya. Ini lazimnyaa terjadi sewaktu setelah burung dimandikan.

  1. Burung Cacat Fisik

Seperti yang kami jelaskan sebelumnya, apabila membeli burung harus dilihat dan diamati dari ujung kepala hingga ujung kaki. Amati apakah penglihatan normal, pendengaran normal, paruh bagus, sayap rapi dan bersih, jumlah jari kaki lengkap, cara berdiri bagus, dan lain-lain.

  1. Burung Tidak Mempunyai Ekor

Kemungkinan yang terjadi sangat banyak sekali ketika burung tidak mempunyai ekor. Bisa jadi burung sedang sakit, mabung, cacat fisik, atau ekor sengaja dipotong untuk alasan tertentu, dan ekor mau disambung dengan ekor palsu. Oleh sebab itu, Lebih baik tidak usah membeli burung yang tidak memiliki ekor ketimbang mengambil risiko.

  1. Burung Belum Makan Voer

Untuk membeli burung yang belum makan voer anda juga jangan mengambil resikonya. Usahakan untuk memilih burung yang sudah makan voer dikarenakan gampang dalam pemeliharaannya. Terkadang membiasakan burung makan voer juga cukup sukar. Oleh sebab itu, anda harus memastikan dulu ketika membeli burung, burung tersebut harus sudah bisa makan voer.

  1. Kondisi Burung Lemah

Tidak usah membeli burung tersebut kalau keadaan burung terlihat lemah dan lesu itu merupakan langkah yang baik. Lazimnya burung yang seperti ini mudah sakit atau sedang sakit. Burung yang lemah dan lesu karakternya adalah dia terkadang di dasar sangkar, tubuhnya terlihat miring, dan malas makan.

  1. Burung Tidak Mau Makan Voer

Burung yang tidak mau makan extra fooding (EF) anda harus menghindari membelinya. perkaranya, burung tersebut sedang sakit atau burung tangkapan hutan yang memakai mata pancing itu adalah biasa yang terjadi. Dikarenakan burung-burung seperti ini tidak mau diberi pakan extra fooding akibat dari takut.

  1. Burung Tangkapan Hutan

Bila burung hasil tangkapan hutan lebih baik anda jangan membelinya. Memiliki ketakutan besar dan gampang stres itu lumrah yang terjadi pada burung tersebut. Sebab, yang tidak berperikemanusiaan atau menyakitkan adalah proses penangkapannya. Ciri, burung buruan hutan, acap kali kelihatan liar, tapi kadang ketakutan.

Ada lima hal penting yang termasuk dalam urutan mengkondisikan burung yang baru dibeli cepat cepat bunyi.Berikut ini rinciannya:

CARA MERAWAT BURUNG

  1. Jangan Buru-buru Ganti Tenggeran / Sangkar

Setelah membeli burung lazimnya sejumlah kicaumania ingin lekas memindahkannya ke sangkar baru atau sangkar lain yang dianggap cukup bagus untuk ditempati  dikira cukup bagus untuk ditempati jagoan anyarnya.

Tapi jika anda amat buru-buru melakukannya, burung condong merasa tertekan / stres. Terlebih dalam sangkar lamanya siburung sudah merasa tentram. Hal ini bisa saja membuat burung macet bunyi dalam beberapa hari dikarenakan poin remeh seperti berikut ini.

  1. Menggantang Burung di Tempat Tenang

Saat sampai dirumah sebaiknya siburung jangan digantang di area yang berisik atau terlalu mepet dengan burung lain yang bersuara enak / keras. Berikan keleluasaan kepada burung untuk menenangkan diri dilokas yang tentram, dan biarkan burung menyesuaikan dengan lingkungan barunya.

Dengan menggantang di lokasi yang tentram, burung lebih mudah menyesuaikan tanpa terganggu burung lain, apalagi yang memiliki sifat teritorial atau bersuara lantang.

Terpenting untuk burung berjenis petarung seperti ciblek, kacer, murai batu, atau semi petarung seperti cucak hijau, cucak ranting, cucak hijau kepala emas, dan sejenisnya, menggantang di area nyaman juga menolong burung untuk menimbulkan karakter teritorialnya terhadap sangkar dan lingkungannya.

  1. Berikan Kerodong

Bagaimana jika kita tidak mempunyai tempat yang layak sehingga burung baru terpaksa digantang dekat burung lain yang bersuara merdu? Satu-satunya cara ialah memberi kerodong, sehingga jagoan baru anda tidak memandang langsung keberadaan burung lain di dekatnya.

Poin ini akan memicu proses penyesuaian burung dengan adanya pemberian full kerodong burung akan lekas merasa tentram. Jika burung sudah kelihatan tenang, mulai berani melontarkan suaranya, kerodong bisa dibuka secara bertahap.

  1. Berikan Full Extra Fooding (EF)

Kita juga harus memperhatikan faktor pakan khususnya extra fooding (EF) selain menata tempat, atau pemberian kerodong, dan burung menjadi lebih tenangg. Manjakan burung yang baru dibeli dengan EF kegemarannya jika perlu. Dengan begitu, burung tidak mudah stres, gelisah, atau bingung memandang suasana dan kondisi yang berbeda dari lingkungan lamanya.

Memberi full EF sebaiknya dikerjakan sewaktu burung baru tiba hingga beberapa hari seterusnya. Dihari-hari selanjutnya diberikan perawatan harian bila burung sudah tampak rajin.

  1. Tanyakan Setelan Harian Kepada Pemilik Lama

Jangan canggung untuk menanyakan setelan atau setingan harian kepada pemilik lama bila anda membeli burung dari teman, atau pemain. Meskipun jenisnya sama, setiap individu burung mempunyai karakter yang tidak selalu sama, apalagi berada di tangan orang yang berbeda. Oleh karena itu, pada tahap awal, alangkah baiknya Anda meneruskan dulu metode rawatan seperti saat masih di tangan pemilik lama.

Jadi, jangan malu menanyakan jadwal mandi, durasi dan waktu penjemuran, jenis dan porsi EF, dan berbagai bentuk pemeliharaan lainnya, termasuk pemeliharaan saat mabung nantinya. Peralihan metode pemeliharaan bisa dilaksanakan secara perlahan-lahan dalam perkembangannya saat burung sudah menyesuaikan dengan baik termasuk sudah menyatu dengan pemelihara / pemilik baru.

Jika kinerja burung tampak menurun dibandingkan ketika masih di tangan pemilik lama maka hal itu barulah dilakukan. Bila setelan lama tetap menyebabkan burung juara, untuk apa dilaksanakan peralihan setelan?

Demikian beberapa info mengenai alamat Pasar Burung Tana Toraja serta Jenis Burung dan Tips Membeli Burung agar tidak menyesal. Anjuran kami belilah burung di tempat terpercaya atau orang yang sudah lama berkiprah di dunia burung. Bila mau lebih aman, datang saja ke pengembangbiakan langsung dan beli burung dari bibit indukan yang bagus.