Beberapa Jenis Pupuk Jagung Manis yang Aman Dipakai

Beberapa Jenis Pupuk Jagung Manis yang Aman Dipakai

Posted on

Untuk mendapatkan panen jagung yang melimpah dan juga memuaskan, maka pupuk jagung manis terbaik dan tepat sangat dibutuhkan, sehingga jagung bisa tumbuh dengan kualitas bagus. Jagung manis bisa digunakan oleh orang-orang untuk bahan pangan. Karena rasanya yang enak setelah diberi bumbu, tak heran jagung manis merupakan cemilan favorit anak muda zaman sekarang.

Jika salah satu dari Anda ingin menanam atau budidaya jagung, ada hal-hal yang perlu Anda ketahui agar tanaman ini bisa dipanen dengan baik. Seperti penggunaan pupuk yang harus dipakai di musim kemarau atau penghujan. Pupuk tersebut bisa dikategorikan berdasarkan kegunaannya. Untuk itu Anda harus cermat dalam memilih sebuah pupuk.

Budidayaalam.com disini akan membahas beberapa nama pupuk jagung manis yang aman saat dipakai pada tahap bertanam. Anda juga perlu mengetahui dosis dalam menggunakan pupuk jagung ini, agar tidak terjadi kesalahan berakibat fatal seperti gagal panen. Mari simak ulasan ini hingga selesai, langsung saja masuk ke topik pembahasan.
Di dalam memberikan pupuk jagung, disini dibagi menjadi dua, yaitu jenis pupuk saat musim kemarau dan jenis pupuk di musim hujan. Sebab saat musim penghujan, tanaman jagung manis bisa dipanen ketika umur mencapai 68-70 hst. Berbeda ketika musim kemarau, masa panen jagung manis ketika berumur 78 hst.

Pada saat musim hujan jenis pupuk dan dosisnya berbeda. Letak perbedaan pupuk ini berada pada dosis penggunaan pupuk Za dan urea. Pengukuran dosis yang tepat akan menghasilkan tanaman jagung terhindar dari serangan penyakit bulai. Jika Anda tidak mengatur penggunaan dosisnya, dipastikan tanaman jagung manis Anda bisa gagal panen.

Baca Juga : Teknik Budidaya Jagung Hibrida Yang Baik agar Cepat Panen

 

Nama Pupuk Jagung Manis Saat Musim Hujan

Perhatikan cara pemupukan dalam musim penghujan, kami akan menjelaskan sebagai berikut. Untuk umur pemupukan selama 15 hst, dalam budidaya tanaman jagung Anda membutuhkan pupuk Za 210 kg/ha. Jadi pastikan dosisnya pas sesuai dengan ukuran tanah. Untuk pemupukan berumur 15 hst di musim hujan tidak diperlukan pupuk urea dan phonska.

Dikarenakan dalam umur cuma 15 hst belum perlu menggunakan urea dan phonska. Namun Anda perlu memakai produk pupuk seperti TSP. Pupuk TSP digunakan dengan dosis sesuai ketetapan yaitu 105 kg/ha. Anda juga tidak perlu menggunakan pupuk KCL, sehingga lebih irit. Jadi jumlah penggunaan pupuk di 15 hst adalah 315 kg/ha.
Untuk umur pemupukan selama 30 hst, Anda juga perlu menggunakan beberapa pupuk seperti saat umur pemupukan 15 hst. Tidak lain yaitu Anda perlu memakai pupuk Za sebanyak 280 kg/ha. Akan tetapi hal ini berbeda, karena masa pemupukan lebih lama. Untuk penggunaan pupuk urea disini tidak usah dipakai, sebagai gantinya harus memakai 175 kg/ha pupuk phonska.

Pentingnya penggunaan pupuk jagung manis sesuai dosis dapat membantu pertumbuhan untuk menjadi lebih cepat dan baik kualitasnya. Ketika umur pemupukan selama 30 hst, disini juga tidak membutuhkan penggunaan pupuk Tsp serta Kcl. Dengan hal ini, dalam menanam jagung pada umur pemupukan 30 hst dibutuhkan total sebanyak 455 kg/ha.

Ketika Anda menjadi orang yang ingin budidaya tanaman jagung manis dengan umur pemupukan selama 45 hst, Anda memerlukan pupuk urea sebanyak 280 kg/ha. Disini pupuk urea sudah digunakan dalam membantu proses pertumbuhan. Dalam umur pemupukan tersebut diperlukan lagi pupuk Kcl sebanyak 105 kg/ha. Jadi jumlah pupuk sebesar 385 kg/ha.

Penggunaan Beberapa Pupuk saat Menanam Jagung Manis

Saat Anda menanam tanaman jagung manis, pasti membutuhkan banyak pupuk jagung manis untuk membantu tanaman bertumbuh besar hingga bisa dipanen. Penggunaan pupuk dalam bertanam atau budidaya jagung manis berperan sebagai pembantu pertumbuhan sekaligus untuk mencegah penyakit yang masuk di dalam tumbuhan jagung manis. Ini memberikan manfaat yang bagus bagi tanaman.

Penggunaan pupuk dalam penanaman jagung manis terakhir ketika umur pemupukan selama 55 hst sudah tidak memakai pupuk Za lagi. Dimana sebelumnya pupuk ini digunakan terus. Pupuk yang diperlukan dalam bertanam jagung dengan umur pemupukan tersebut adalah pupuk urea sebanyak 240 kg/ha. Setelah penggunaan pupuk ini sudah tidak perlu pupuk lain.

Jadi saat umur pemupukan jagung selama 55 hst, hanya memerlukan pupuk urea sebanyak 240 kg/ha saja. Ini memungkinkan Anda untuk lebih irit dalam menggunakan sebuah produk pupuk. Disarankan bagi Anda untuk terus mengecek perkembangan dari tumbuhan jagung manis yang Anda tanam di tanah Anda supaya bisa mengetahui kemajuannya.

Dalam memberikan pupuk jagung manis, pemberian pupuk organik tidak akan dibatasi, atau tidak pernah dibatasi. Karena penggunaan pupuk organik semakin banyak akan bisa mengurangi pupuk berbahan kimia. Pupuk organik bisa seperti pupuk kandang, sedangkan pupuk kimia yaitu kebanyakan pupuknya mengandung unsur Nitrogen. Jadi, kalau bisa perbanyak pupuk organik supaya subur.

Untuk mencegah beberapa hama di tanaman jagung manis Anda, Anda perlu menambahkan furadan saat melakukan pemupukan pertama. Penggunaan furadan ini cukup mudah, yaitu dengan menggunakan 14 kg/ha saja. Caranya dengan mencampurkan furadan yaitu campurkan ke dalam pupuk, lalu aduklah hingga merata sesuai dengan dosisnya tadi.

Penggunaan Pupuk di Musim Kemarau

Setelah kami membahas penggunaan pupuk dalam menanam jagung manis di musim penghujan, sekarang kami akan membahas penggunaan pupuk di musim kemarau. Tentunya ada perbedaan diantara musim kemarau dan penghujan, misal beda jenis pupuknya, selain itu juga perbedaan penggunaan dosis pupuk. Oleh karena itu, sebaiknya Anda perhatikan baik-baik.

Saat menggunakan pupuk jagung manis di musim kemarau agak berbeda, karena umur panen jagung manis saat musim kemarau bisa mencapai 78 hst. Saat Anda memasuki umur pemupukan 15 hst, Anda memerlukan pupuk Za sebanyak 210 kg/ha. Serta perlu memakai pupuk jenis TSP sebesar 105 kg/ha.
Jadi totalnya mencapai 315 kg/ha pupuk yang perlu digunakan dalam masa pemupukan umur 15 hst. Penggunaan pupuk tersebut tergantung pada luas tanah yang Anda miliki untuk melakukan budidaya tanaman jagung manis. Selain itu, masih ada pemupukan berumur 30 hst, 45 hst, dan 60 hst, perhatikan ulasan ini sampai tuntas.

Ketika cocok tanam jagung manis Anda memasuki umur 30 hst, Anda perlu menggunakan pupuk jagung manis Za sebanyak 280 kg/ha. Lalu memakai pupuk tambahan seperti pupuk phonska sebanyak 175 kg/ha. Jadi jumlah penggunaan pupuk saat memasuki umur pemupukan 30 hst adalah 455 kg/ha, cukup untuk memelihara tanaman jagung manis.

Dosis Pupuk yang Sesuai Saat Musim Kemarau

Lalu ketika Anda yang budidaya tanaman jagung manis, ketika memasuki umur pemupukan 45 hst Anda perlu memberi beberapa pupuk seperti sebelumnya. Anda perlu memakai 280 kg/ha pupuk jenis Za. Dengan memberi lagi pupuk Kcl sebanyak 105 kg/ha. Jadi totalnya sebanyak 385 kg/ha.

Penggunaan pupuk jagung manis terakhir pada saat umur pemupukan selama 60 hst. Disini Anda dapat menggunakan pupuk urea saja. Pupuk urea digunakan menggunakan dosis sebanyak 240 kg/ha. Jadi Anda tidak perlu menggunakan pupuk lain, karena sudah memasuki masa tanaman jagung manis untuk dipanen.
Pemakaian pupuk Za lebih tinggi dibandingkan pemakaian pupuk urea, dikarenakan pupuk Za dapat mengurangi resiko terkena penyakit bulai. Dalam mencampurkan obat hama seperti furadan, bisa dicampurkan secara merata di dalam pupuk selama dua kali, pemupukan pertama dan ketiga, selebihnya pupuk biasa.

Supaya bisa menghasilkan jenis tanaman jagung manis yang baik, sebaiknya Anda menggunakan metode atau dosis seperti diatas. Memungkinkan tanaman jagung manis dapat tumbuh dengan kualitas tinggi saat tiba masa panen. Untuk itu usahakan penggunaan pupuk jagung manis yang berkualitas tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *